hari ini aku bermimpi lagi.
seperti biasa mimpiku loncat-loncat. sayangnya aku lupa sebagian besar mimpiku sebelumnya.
**sedikit sisa mimpi sebelumnya**
di mimpi sebelumnya, tampaknya aku berjualan sesuatu di tempat seperti pasar yang memakai sebuah jalan besar, seperti cuanki, atau entahlah apa yang berkuah. dan sedihnya seharian hanya baru ada 3 orang yang membeli. itupun aku lupa memberi basonya. ahaha mimpi yang aneh.
**berlanjut mimpi setelahnya**
mimpi berlanjut dan berbeda lokasi. meskipun kali ini tampaknya masih di jalan besar yang sama, dengan pohon-pohon dan trotoar yang sama, hanya saja berbeda waktu. sepertinya saat itu masih pagi, dan jalan lengang. kecuali banyak orang yang berbaris di depanku. mereka memakai pakaian putih-putih dan cowoknya mengenakan celana pendek. seperti sedang upacara bedera. tiba-tiba mereka berlari beriringan menuju arahku, dan terpaksa aku menyingkir ke tempat lain agar tidak melawan arus. aku masuk ke sebuah tempat seperti tega lega, dan ada sebuah monumen serta taman yang besar. entah dari mana kemana aku masuk ke dalam dan menemukan sebuah gedung. dimana terdapat sebuah kolam renang diantara gedungnya, lantainya memakai batu candi yang hitam dan air kolamnya sampai naik di atas lantai. kira-kira sebatas bawah mata kaki dikit. terdapat beberapa ruang seperti pendopo di sebelah kanannya dan pintu2 serta jendela di sebelah kirinya. aku berjalan menelusuri pinggir kolam, tampak ada seseorang di dalam pendopo itu, seperti seorang mas2 sedang duduk dan menatapku. aku kembali menelusuri pinggir kolam namun tertahan karena berujung di kolam yang dalam.
aku kembali dan melihat sebuah tangga putar dari kayu. tiba-tiba ada seorang ibu-ibu berjilbab bilang sesuatu " masuk aja, gratis kok" aku naik ke atas sembari berpikir akan memberi tau ko2 ada kolam renang yang bagus dan gratis. wkwkw lanjut naik ke atas, tampak interior yang setengah terbuka dan banyak terbuat dari kayu. ada beberapa balkon langsung ke luar, balkon paling depan tampak sekitar 3 orang seperti sibuk sesuatu. seperti sedang ingin mencoba siaran radio. sebelah kanan ada balkon yang langsung bisa melihat keluar. tampaknya bangunan ini berada di puncak yang tinggi karena pemandangan gedungnya sangat kecil2. kemudian aku kembali naik ke lantai selanjutnya.
sayang ingatanku terhenti sampai disini. entah karena alarm, terbangun atau memang sudah habis mimpinya. yah, itulah mimpiku tadi malam. pagi tepatnya :P
Tidak ada komentar:
Posting Komentar